Tag

,

ComBuildFlow

Ada puluhan project, ribuan file. Sama dengan sebuah mobil dengan ribuan komponen.

Dalam software development, segala sesuatunya menjadi lebih ribet. Apalagi dalam lingkungan yang koplingnya lepas. Lebih lengkap lagi deritanya, kita harus maintain ribuan library, yang masing2 punya versinya sendiri.

Berdasarkan tulisan Martin Fowler building saya bagi menjadi 3 tahap.

Tahap pertama, building dalam lingkungan CCNet. CCNet akan ngebuild dan dimasukkan kedalam folder build internal dia. Untuk ngebuild project berikutnya yang membutuhkan library dari hasil build project yang lain, CCNet akan menugaskan NAnt untuk mengambil dari folder build dan dimasukkan ke external-lib.

Tahap kedua, jika tahap pertama sukses, CCNet akan menugaskan NAnt untuk mengkopi hasil build–semuanya, ke folder build yang tershare untuk semua developer. Semua developer harus mengupdate library dia setiap kali run build project.

Tahap ketiga, secara manual, kita bisa meminta CCNet untuk build semua project dan dimasukkan ke folder build 3. Ditujukan untuk end-to-end testing. Bisa mungkin memanfaatkan Fit.

Tahap 1 dan 2 membutuhkan NAnt file build yang sama. Karena source eksternal buildnya berbeda–beda lokasi, mau tidak mau kita harus membuat satu property “Eksternal-lib-Source”. Alamat dari setiap folder berbeda untuk tiap komputer, jadi tidak perlu dikomit.

Iklan